“Menahan Kata-kata.”


“Di dalam banyak bicara pasti ada pelanggaran, tetapi siapa yang menahan bibirnya, berakal budi.” ‭‭Amsal‬ ‭10:19‬ ‭ ‭‬ ‭


Konon katanya Manusia lebih senang untuk berbicara dan menyatakan keinginannya pada orang lain karena Ketika kita berbicara maka yang menjadi pusat sesungguhnya adalah diri kita sendiri. Namun sayangnua banyak konflik terjadi justru berawal dari kehendak pementingan diri sendiri yang begitu besar. Seseorang seringkali lupa untuk memikirkan dampak perkataannya bagi orang lain.


‘Menahan bibir’ adalah bahasa yang dipakai oleh penulis Amsal untuk menyatakan agar kita hati-hati dalam bicara. Kata-kata yang kita ucapkan adalah sebuah daya yang sangat berpengaruh bagi orang lain. Pikirkanlah baik-baik kata-kata yang hendak kita ucapkan, apakah akan mendatangkan damai sejahtera bagi orang lain atau tidak? Maka dari itu berupayalah untuk mendatangkan damai sejahtera Allah lewat perkataan kita. #TimVitji GKJJoglo#

Kategori
Recent Posts
Archive