Cinta yang Dewasa


Terimalah orang yang lemah imannya tanpa mempercakapkan pendapatnya.

(Roma 14:1)


Semakin mengenal seseorang, kita akan menemukan bahwa dibalik segala kesamaan antara kita, dan dia, ada pula perbedaan-perbedaan. Kadang perbedaan itu hanya sedikit, namun ada juga kita temukan ternyata perbedaannya cukup banyak. Ya begitulah yang terjadi dalam sebuah relasi. Kesamaan dan perbedaan akan selalu ada dalam setiap hubungan antara dua orang atau lebih. Ini adalah sesuatu yang tak terhindarkan.


Namun justru disitulah kedewasaan kita dalam menjalin relasi diuji. Cinta yang kekanak-kanakan akan menolak segala sesuatu yang berbeda. Ia akan menuntut orang lain untuk menjadi sama seperti dirinya. Namun cinta yang dewasa adalah cinta yang mampu menerima orang lain dengan lapang dada tanpa mempercakapkan perbedaan yang ada. Cinta yang dewasa adalah cinta yang menguatkan, bukan melemahkan. Cinta yang membangun, bukan meruntuhkan. 🙏


#TimVitji GKJJoglo#

Kategori
Recent Posts
Archive