Air Hidup


"Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."

(Yohanes 5:14b)


Disembuhkan dan bertobat. Yesus menyembuhkan karena IA mengasihi. Tiga puluh delapan tahun menunggu malaikat Tuhan menggoncangkan air kolam, karena dia sakit dan tidak ada orang yang menurunkannya ke kolam, maka dia tidak sembuh. Yesus yang adalah air hidup datang dan menawarkan kesembuhan kepadanya. Iman percayanya kepada Tuhan Yesus telah menyembuhkannya. Air Hidup itu sendiri yang datang, bukan air kolam yang digoncang malaikat. Air adalah sumber kehidupan dan tanpa air tidak ada kehidupan. Karena itu semua makhluk dan tumbuhan memerlukan air.

Penyelamatan, penyembuhan dan penyucian adalah tindakan satu kali yaitu pembenaran karena iman kepada Yesus, tetapi proses pengudusan berlangsung terus-menerus seumur hidup yaitu pembersihan dari noda dan dosa selama kita menjalani kehidupan di dunia. Yesus mati di kayu salib untuk menebus dosa manusia hanya satu kali. Sang Air Hidup telah mencurahkan darah-Nya untuk menyucikan dosa yang merah seperti kirmizi menjadi putih seperti salju, yang merah seperti kain kesumba menjadi putih seperti bulu domba. Air Hidup membasuh dan menyelamatkan. Bilur-bilur Yesus telah menyembuhkan kita. Memulihkan hubungan kita dengan Bapa yang Maha Pengasih.


Karena itu, masa prapaska adalah masa bertobat dan menjalin relasi yang lebih berkualitas dengan Tuhan dan sesama melalui pertobatan. Keluar dari kegelapan dan masuk ke dalam terang Kristus dan hidup kudus. Biarkan air itu terus-menerus memancar. Jangan dicemari dan disumbat oleh sampah, batu dan lumpur. Jangan berbuat dosa lagi!


#TimVitjiGKJJoglo

Kategori
Recent Posts