Hikmat yang Utama


Raja Salomo melebihi semua raja di bumi dalam hal kekayaan dan hikmat.

1 Raja-raja 10:23)


Berita tentang kehebatan Salomo ini sampai juga ke telinga ratu negeri Syeba. Tidak puas hanya sekedar mendengar, ratu negeri Syeba pun datang ke Yerusalem dengan rombongan besar dan membawa banyak persembahan. Bahkan ratu negeri Syeba pun berkesempatan untuk menguji dan membuktikan kebenaran berita itu.


Memiliki kekayaan bagi seorang raja adalah hal yang lumrah, tapi memiliki hikmat yang luar biasa, tidak semua raja memilikinya. Kedatangan ratu negeri Syeba adalah bukti betapa ia pun sangat merindukan hikmat seperti yang dimiliki oleh raja Salomo. Dengan kata lain, ratu negeri Syeba sudah memiliki segalanya (kecantikan, kekayaan, kedudukan) masih merasa kurang karena ia tidak memiliki hikmat seperti yang dimiliki oleh Salomo. Hal itu membuktikan bahwa hikmat jauh lebih berharga dan bernilai dari apapun juga.  


Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. Sebagai anak-anak Allah, kita diperintahkan mencari dan mengejar hikmat itu. Mencari dan mengejar adalah kata kerja aktif, artinya dibutuhkan kesungguhan dan tindakan nyata untuk memperolehnya. Hikmat adalah anugerah Tuhan, tapi harus diikuti dengan berusaha. Tanpa disertai upaya kita tidak mungkin mendapatkannya. Berdoa dan jadilah pelaku firman serta percaya hanya kepada Kristus yang memberi hikmat kepada kita.


#TimVitjiGKJJoglo

Kategori
Recent Posts
Archive