Perjumpaan yang Mengubah Arah Kehidupan


Kisah Rasul 9:1-20, Maz. 30, Wahyu 5:11-14, Yoh. 21:1-19


Setiap hari kita berjumpa dengan banyak orang. Ada perjumpaan yang biasa, namun ada pula yang mengubahkan. Entah mengubah ke arah positif maupun negatif. Tentu kita berharap mengalami perjumpaan yang berdampak positif dalam kehidupan kita. Perjumpaan seperti ini tentu adalah perjumpaan yang berkesan, yang mampu menyentuh hati dan mengubah cara pandang kita tentang sesuatu.


Saulus mengalami perjumpaan spiritual dengan Yesus. Perjumpaan itu menjadikannya berada dalam perenungan selama 3 hari dalam kondisi buta. Perjumpaan itu mengubah cara pandangnya terhadap Yesus. Ia yang semula bersemangat menangkap para pengikut Yesus dan hendak menumpas ajaran-ajaran-Nya, kini berbalik 180 mendedikasikan seluruh hidupnya untuk mewartakan Injil Yesus. Perjumpaan yang mengubah arah kehidupan juga dialami oleh Petrus, ketika Yesus menjumpainya di pantai saat ia dan kawan-kawannya bekerja. Perjumpaan itu menyentuh hati Petrus dan mengubah arah hidupnya, dari seorang penjala ikan menjadi penjala manusia.


Kita pun dapat merasakan perjumpaan dengan Yesus, dan memiliki pengalaman spiritual yang menggubah hidup kita. Yesus menjumpai Saulus di daerah pinggiran kota Damaskus, IA juga menjumpai Petrus, di tepi pantai, di daerah pinggiran, bukan dikeramaian. Perjumpaan dengan Yesus adalah perjumpaan saat kita bersedia “menepi”. Mari kita belajar lebih peka untuk menyambut perjumpaan dengan Yesus!

Kategori
Recent Posts
Archive